BeritaHeboh - Bisnis ternak lain yang juga tidak kalah menggiurkannya adalah bisnis ayam pedaging atau ayam potong. Bisnis ini memiliki prospek yang sangat cerah, mengingat permintaan daging ayam terus meningkat setiap waktunya, terutama di waktu-waktu tertentu.
Namun, modal yang dibutuhkan untuk ayam potong ini jauh lebih besar daripada bebek potong. Biaya pembuatan kandangnya juga mencapai puluhan juta.
Berikut analisis usaha bisnis ayam potong :
1. Modal Investasi Awal
- Pembuatan kandang Rp12.000.000
- Gasolek (4 buah) Rp2.400.000
- Tabung gas (4 buah) Rp1.200.000
- Tempat pakan (72 buah) Rp2.160.000
- Bohlam (18 buah) Rp450.000
- Pipa paralon (20 batang) Rp1.200.000
- Sekop Rp50.000
- Tempat minum (48 buah) Rp3.120.000
- Kabel (100 m) Rp200.000
Total Semua Rp22.780.000
2. Biaya Operasional Bulanan
- Anak ayam 3.000 ekor Rp3.000.000
- Pakan 10 karung Rp1.000.000
- Obat-obatan dan vaksin Rp700.000
- Gaji karyawan 2 orang Rp1.500.000
- Listrik, air, telepon Rp300.000
- Isi tabung gas Rp300.000
Total Semua Rp6.800.000
3. Asumsi Pendapatan per Bulan
- Pendapatan
* asumsi ayam hidup 2.000 ekor x Rp15.000 (umur ayam 30 hari)
* Rp30.000.000
- Keuntungan
* pendapatan - biaya operasional bulanan
* Rp30.000.000 - Rp6.800.000
* Rp23.200.000
Catatan: asumsi ini tidak menggunakan sewa tempat. Harga jual di setiap daerah berbeda-beda, sehingga mempengaruhi keuntungan.
Demikianlah dari BeritaHeboh dari analisis usaha bisnis ayam potong , semoga bermanfaat bagi anda yang berniat memulai bisnis ini dan menjadikan Liputan kami sebagai panduan analisis usaha ini. Terima Kasih.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar